Bulang Lintang Resmi Jadi Binaan UIS: Sinergi Kampus dan Masyarakat

UIS – Kelurahan Bulang Lintang Kecamatan Bulang menjadi binaan UIS. Kolaborasi kegiatan masyarakat dan kampus akan lebih optimal dengan dampak kesejahteraan. Penetapan kawasan binaan dimulai dengan adanya kerjasama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIS Dr. Ice Irawati, S.KM., M.Kes., dan M. Irwan, S.IP., Lurah Bulang Lintang, Kamis (23/10/2025).

Program Kelurahan Binaan UIS ini menjadi program pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah kepulauan Kota Batam. Melalui program ini, kampus akan menghadirkan inovasi, teknologi, dan pendidikan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dr. Ice Irawati, S.KM., M.Kes., menjelaskan bahwa Kelurahan Bulang Lintang dipilih karena memiliki potensi besar di bidang ekonomi lokal, pariwisata bahari, serta semangat masyarakatnya dalam berinovasi.

“Kelurahan Bulang Lintang kini menjadi salah satu kelurahan binaan UIS yang kami kembangkan sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi. Harapannya, sinergi ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Batam dan Kepulauan Riau,” ujar Dr. Ice.

Ruang Lingkup Program Kelurahan Binaan UIS – Bulang Lintang, meliputi ;

  1. Pemberdayaan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM, sektor pertanian, serta potensi wisata bahari dan sejarah.
  2. Transfer teknologi dan inovasi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha masyarakat.
  3. Pelatihan dan edukasi masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelestarian lingkungan.
  4. Digitalisasi administrasi kelurahan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan.
  5. Kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat yang melibatkan dosen serta mahasiswa UIS secara berkelanjutan.

M. Irwan, S.IP., menyambut antusias kerja sama ini dan menyatakan bahwa status Kelurahan Binaan UIS akan membawa banyak manfaat bagi warganya.

“Kami merasa bangga menjadi bagian dari program Kelurahan Binaan UIS. Dengan dukungan universitas, kami optimistis Bulang Lintang dapat tumbuh menjadi kelurahan yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi ini, UIS berharap dapat menciptakan model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat, serta memperkuat peran universitas sebagai agen perubahan sosial.

Dengan ditetapkannya Bulang Lintang sebagai Kelurahan Binaan UIS, diharapkan lahir berbagai inovasi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat identitas daerah sebagai kawasan kepulauan yang maju dan mandiri.

Scroll to Top