Debat Calon Ketua BEM UIS 2026–2027 Berlangsung Dinamis, Angkat Isu Integritas hingga Pengabdian

UIS – Debat Calon Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ibnu Sina (UIS) periode 2026–2027 berlangsung meriah dan penuh dinamika di lapangan utama kampus, Senin (27/4/2025) malam. Kegiatan ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh seluruh mahasiswa UIS.

Dua pasangan calon tampil menyampaikan gagasan dan program mereka. Pasangan calon nomor urut 1, Leonardo Davici dan Mohammad Syahrul Gunawan, berhadapan dengan pasangan nomor urut 2, Erwin Sagala dan Adi Kurniawan. Keduanya memaparkan visi, misi, serta strategi kepemimpinan untuk membawa BEM UIS ke arah yang lebih progresif.

Debat dipandu oleh Agus Sutiandi,M.Ak dengan panelis yang terdiri dari tiga dekan, yakni Dr. Sabri, Sanusi, PhD, dan Dr. Hengko Oktarizal. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan integritas mahasiswa, pengembangan kegiatan kemahasiswaan, hingga peningkatan peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sesi penyampaian visi dan tanya jawab, masing-masing calon menjelaskan rencana konkret yang akan dijalankan apabila terpilih. Mereka menekankan pentingnya kolaborasi antar mahasiswa, transparansi organisasi, serta inovasi program yang berdampak langsung bagi kampus dan masyarakat.

Rektor UIS, Dr. Ir. Larisang, MT, IPU, saat membuka acara menyampaikan harapannya agar melalui BEM dapat lahir generasi mahasiswa yang kuat dan berani menyampaikan kebenaran. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas kampus.

“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai kebenaran. Namun, harus diingat, tidak boleh ada konflik antar mahasiswa, apalagi antar lembaga,” tegasnya.

Debat ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pemilihan Ketua BEM UIS, sekaligus ruang edukasi politik kampus yang sehat dan demokratis. Dengan antusiasme mahasiswa yang tinggi, diharapkan pemilihan ini dapat melahirkan pemimpin mahasiswa yang mampu membawa aspirasi dan kemajuan bagi UIS ke depan.

Scroll to Top