FEB – Universitas Ibnu Sina (UIS) mulai menerapkan sistem Computer Based Test (CBT) dalam pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) Tahun Akademik 2025/2026 Ganjil.
Penerapan sistem ini menjadi langkah maju dalam upaya digitalisasi proses akademik di lingkungan kampus. Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa mengerjakan ujian secara individu, sebagai bentuk penerapan nilai kejujuran dan integritas akademik yang menjadi budaya di FEB UIS.
UTS berbasis CBT ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi pembelajaran, tetapi juga mengukur sejauh mana pemahaman mahasiswa terhadap materi perkuliahan yang telah diberikan dosen. Selain itu, sistem ini juga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi akademik dan daya saing mahasiswa di era digital.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Sabri, SE., MM., menyampaikan bahwa penerapan CBT merupakan bagian dari komitmen FEB UIS dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kami berupaya menghadirkan sistem Computer Based Test (CBT) dalam pelaksanaan UTS maupun UAS sebagai langkah optimalisasi teknologi di bidang pendidikan. Semakin banyak yang menggunakan sistem ini, maka akan semakin besar peluang untuk mengembangkan performa dan fitur-fitur CBT di masa mendatang,” ujar Dr. Sabri.
Beliau juga menambahkan bahwa penerapan CBT dapat meminimalisir potensi kecurangan selama proses ujian. Hal ini dimungkinkan karena sistem CBT memiliki fitur-fitur pengaturan yang dapat disesuaikan untuk menjaga integritas hasil ujian.
“Pemanfaatan CBT bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga bentuk kontribusi nyata terhadap penerapan teknologi dalam dunia pendidikan. Sebagai institusi akademik, penting bagi kita untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi agar proses pembelajaran semakin efektif dan berkualitas,” tegas Dr. Sabri.
Dengan diterapkannya sistem CBT ini, FEB UIS berharap mahasiswa dapat menjaga nilai kejujuran, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan siap bersaing di dunia akademik maupun profesional.
