UIS – Hubungan akademik Indonesia dan Malaysia kembali terjalin melalui kegiatan Program Komuniti dan Amal Antar Bangsa yang digelar Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) bersama Universiti Sains Malaysia (USM) di Kampus UIS, Batam, 24–25 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut mempertemukan sivitas akademika UIS, rombongan pensyarah USM, serta siswa-siswi SMK Ibnu Sina Batam. Tidak hanya menjadi ajang pertemuan akademik, program ini juga diisi dengan penyuluhan kesehatan yang diberikan langsung oleh pensyarah USM kepada para siswa.
Penyuluhan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh wawasan mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus berinteraksi langsung dengan akademisi dari salah satu perguruan tinggi di Malaysia. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, terutama ketika siswa mendapatkan kesempatan menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi dengan para pemateri.
Wakil Rektor III UIS, Dr. Sumardin, S.E., M.Si., menyambut baik kehadiran rombongan USM. Pertemuan tersebut dinilai menjadi ruang untuk memperluas pertukaran pengetahuan dan pengalaman, khususnya di bidang kesehatan serta pendidikan.
Sementara dari pihak USM, sambutan disampaikan oleh Dr. Dasuki, yang sekaligus memperkenalkan rombongan pensyarah yang hadir. Pertemuan tersebut memperlihatkan ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan kedua institusi melalui berbagai kegiatan akademik dan kemasyarakatan.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan kepada siswa-siswi SMK Ibnu Sina Batam. Para siswa terlihat antusias mengikuti materi yang diberikan dan berdialog langsung dengan akademisi USM.
Dekan FIKes UIS, Dr. Hengky Oktarizal, S.KM., M.K.M., dalam closing statement berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada satu agenda, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas.
“Harapannya ke depan, antara UIS dan USM dapat menjalin kerja sama yang berkelanjutan serta memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Hengky.
Menurutnya, kerja sama dapat dikembangkan melalui penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran pengetahuan, kegiatan akademik, hingga program pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen.
Program Komuniti dan Amal Antar Bangsa juga memberikan pengalaman tersendiri bagi siswa SMK Ibnu Sina. Kehadiran akademisi dari Malaysia membuat para siswa dapat melihat perspektif berbeda mengenai pendidikan dan kesehatan sekaligus membuka wawasan tentang hubungan akademik lintas negara.
Bagi UIS dan USM, kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan jejaring perguruan tinggi Indonesia-Malaysia. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berkembang dan menghasilkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi institusi, mahasiswa, siswa, serta masyarakat.
Melalui pendidikan, kesehatan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, hubungan kedua perguruan tinggi diharapkan tidak hanya mempererat kerja sama akademik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua negara.
Kegiatan tersebut mempertemukan sivitas akademika UIS, rombongan pensyarah USM, serta siswa-siswi SMK Ibnu Sina Batam. Tidak hanya menjadi ajang pertemuan akademik, program ini juga diisi dengan penyuluhan kesehatan yang diberikan langsung oleh pensyarah USM kepada para siswa.
Penyuluhan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh wawasan mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus berinteraksi langsung dengan akademisi dari salah satu perguruan tinggi di Malaysia. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, terutama ketika siswa mendapatkan kesempatan menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi dengan para pemateri.
Wakil Rektor III UIS, Dr. Sumardin, S.E., M.Si., menyambut baik kehadiran rombongan USM. Pertemuan tersebut dinilai menjadi ruang untuk memperluas pertukaran pengetahuan dan pengalaman, khususnya di bidang kesehatan serta pendidikan.
Sementara dari pihak USM, sambutan disampaikan oleh Dr. Dasuki, yang sekaligus memperkenalkan rombongan pensyarah yang hadir. Pertemuan tersebut memperlihatkan ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan kedua institusi melalui berbagai kegiatan akademik dan kemasyarakatan.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan kepada siswa-siswi SMK Ibnu Sina Batam. Para siswa terlihat antusias mengikuti materi yang diberikan dan berdialog langsung dengan akademisi USM.
Dekan FIKes UIS, Dr. Hengky Oktarizal, S.KM., M.K.M., dalam closing statement berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada satu agenda, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas.
“Harapannya ke depan, antara UIS dan USM dapat menjalin kerja sama yang berkelanjutan serta memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Hengky.
Menurutnya, kerja sama dapat dikembangkan melalui penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran pengetahuan, kegiatan akademik, hingga program pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen.
Program Komuniti dan Amal Antar Bangsa juga memberikan pengalaman tersendiri bagi siswa SMK Ibnu Sina. Kehadiran akademisi dari Malaysia membuat para siswa dapat melihat perspektif berbeda mengenai pendidikan dan kesehatan sekaligus membuka wawasan tentang hubungan akademik lintas negara.
Bagi UIS dan USM, kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan jejaring perguruan tinggi Indonesia-Malaysia. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berkembang dan menghasilkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi institusi, mahasiswa, siswa, serta masyarakat.
Melalui pendidikan, kesehatan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, hubungan kedua perguruan tinggi diharapkan tidak hanya mempererat kerja sama akademik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua negara.





