Implementasi Kerjasama UIS – Dinkes, Labkesmas dan BBKK Dalam Pengembangan Ovitrap Limbah Plastik untuk Pengendalian DBD

UIS – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibnu Sina (UIS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penelitian Fundamental Reguler bersama para ahli dan praktisi kesehatan sebagai bagian dari penguatan kualitas riset bertajuk “Ovitrap Limbah Plastik dengan Sistem Pengukuran Otomatis untuk Kontrol Populasi Aedes aegypti di Kota Batam”. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Gedung D Fakultas Ilmu Kesehatan UIS, Jumat (26/6/2026).

FGD ini menjadi forum untuk memperoleh masukan ilmiah, validasi, serta rekomendasi dari para pakar terhadap pengembangan inovasi ovitrap berbahan limbah plastik yang dilengkapi sistem pengukuran otomatis. Penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung pengendalian populasi nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batam.

Kegiatan menghadirkan sejumlah perwakilan dari berbagai institusi yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan masyarakat, pengendalian vektor, dan laboratorium kesehatan. Dari Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) hadir Ivo Nofrita Elda, SKM dan Haryadi, SKM. Sementara dari Laboratorium Kesehatan Masyarakat hadir Budi Santoso dan Sri Wahyuni.

Selain itu, Puskesmas Lubuk Baja diwakili oleh Ajeng dan Ade Heryanto, sedangkan dari Perhimpunan Entomolog Kesehatan Indonesia (PEKI) hadir Dian sebagai narasumber dan pemberi masukan dalam diskusi.

Ketua Peneliti, Dr. Herdianti, S.KM., M.Kes, menjelaskan kolaborasi dengan para pakar menjadi bagian penting dalam memastikan penelitian yang dikembangkan memiliki dasar ilmiah yang kuat sekaligus relevan dengan kebutuhan di lapangan.

“Masukan dari para ahli menjadi penyempurna dalam pengembangan penelitian ini, sehingga inovasi yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga berpotensi diterapkan sebagai solusi pengendalian vektor yang efektif di masyarakat,” ujarnya.

Penelitian ini dilaksanakan oleh tim peneliti Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibnu Sina yang terdiri atas Dr. Herdianti, S.KM., M.Kes sebagai ketua, bersama M. Kafit, S.KM., M.Kes, Prof. Sri Langgeng Ratnasari, S.E., M.M., Atman Lucky Fernandes, S.Kom., M.Kom., dan Alhafez Husein, S.KM., M.KL sebagai anggota.

Melalui FGD ini, Universitas Ibnu Sina berharap penelitian yang dikembangkan dapat menghasilkan inovasi yang tepat guna, mendukung upaya pengendalian penyakit berbasis lingkungan, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue di Kota Batam.

Scroll to Top