Kuliah Umum 2025 : Strategi Menjadi Generasi Mandiri

UIS – Perkembangan teknologi begitu pesat berdampak pada perubahan dari berbagai lini, baik dalam dunia usaha maupun dunia kerja. Perlu pengembangan diri yang dipersiapkan sedari awal menghadapi berbagai tantangan kedepan.

Prof. Dr. Mahriyuni, M.Hum., mengatakan, menjadi generasi mandiri sangat dibutuhkan mengingat persaingan saat ini sangatlah kompleks. Strategi yang penekananya pada pengembangan diri harus dimiliki sebagai roadmap pengembangan.

“Bangun self management mulai belajar mengatur waktu, energi dan keuangan. Kembangkan problem solving, jangan langsung meminta bantuan saat ada kesulitan. Miliki slide project,”ujarnya saat menjadi narasumber kuliah umum bagi lebih 1300 mahasiswa baru UIS, di Ballroom Hotel Planet, Kamis (4/9/2025) dengan tema “Membangun Generasi Unggul dalam Tantangan Global di Era Digital”.

Dalam paparannya, Prof. Mahriyuni menekankan bahwa generasi unggul tidak cukup hanya menguasai aspek akademik, tetapi juga harus memiliki literasi digital, kemampuan berpikir kritis, etika, kemandirian, dan ketahanan menghadapi perubahan global.

“Generasi unggul adalah mereka yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh, adaptif, dan berkarakter. Kemandirian, kejujuran, empati, serta kemampuan problem-solving akan menjadi fondasi untuk bersaing di era digital,” jelasnya.

Prof. Mahriyuni juga menegaskan pentingnya membangun kebiasaan sederhana yang konsisten, seperti membaca hal-hal edukatif setiap hari, menyusun prioritas, serta meluangkan waktu mengasah keterampilan baru.

“Perguruan tinggi bukan hanya mencetak lulusan pintar, tetapi juga berakhlak mulia. Mahasiswa harus membekali diri dengan etika digital, integritas, dan semangat kewirausahaan agar mampu menjadi agen perubahan,” tambahnya.

Tantangan global seperti disrupsi teknologi, perubahan iklim, hingga ketidakpastian ekonomi harus dijawab dengan ketangguhan mental, kreativitas, serta kolaborasi lintas disiplin.

“Kuat itu bukan berarti tidak pernah gagal, tapi mampu bangkit, belajar, dan tetap fokus pada tujuan meski menghadapi rintangan,” pesannya.

Rektor UIS, Dr. Ir. Larisang, MT., IPU, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kuliah umum sebagai bekal awal bagi mahasiswa baru.

“Melalui kuliah umum ini, anda diharapkan mampu memperluas wawasan, mempersiapkan diri, dan bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Untuk itu, adaptasi terhadap perubahan menjadi kunci utama,” ujarnya.

Kuliah umum ini menjadi momentum perjalanan akademik mahasiswa baru UIS, sekaligus meneguhkan visi universitas: Unggul, Berintegritas, dan Berjiwa Entrepreneurship.

Scroll to Top