UIS — Universitas Ibnu Sina (UIS) menggelar Kuliah Umum bertajuk perjalanan pendidikan dan peluang global, Minggu malam, 6 September 2026, di Ballroom Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam. Acara ini menghadirkan Dr. Rahmat Budiarto, S.P., M.Si., Kepala Unit Internasional Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (UNPAD), sebagai narasumber utama, dan dipandu oleh moderator Dr. Herdianti, S.KM., M.Kes.
Kuliah umum ini turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., dan Wali Kota Batam Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si.
Rektor UIS Dr. Ir. Larisang, M.T., IPU., ASEAN. Eng., menegaskan universitas yang dipimpinnya didesain sebagai kampus berdampak, yang tidak hanya berorientasi meluluskan sarjana, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan menciptakan lapangan kerja sendiri.
“Kami mendesain kampus berdampak. Bagaimana mengelola, tidak hanya sebagai sarjana, tetapi dalam proses perkuliahan, membangun sistem inkubator. Ke depan, tidak lagi mengharapkan alumni mencari kerja, tetapi menyiapkan wadah kolaborasi dan menciptakan unit-unit usaha,” ujar Larisang.
Ia menambahkan, langkah ini tidak bisa dijalankan sendiri oleh kampus, melainkan memerlukan kerja sama lintas pihak, baik pemerintah daerah, dunia usaha, maupun mitra internasional.
Senada dengan itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa untuk tidak berpuas diri dan terus meningkatkan kapasitas diri di luar ruang kelas.
“Tidak boleh bersantai. Mahasiswa yang tercatat dalam sejarah menjadi luar biasa harus belajar ekstra, tidak mesti harus di kampus saja. Tidak boleh bersantai,” tegasnya.
Amsakar menyampaikan Batam membutuhkan generasi muda yang unggul dan siap menjawab kebutuhan pembangunan kota yang terus berkembang sebagai kawasan strategis di jalur pelayaran internasional.
“Batam butuh anak hebat, manusia unggul yang mengarah pada kebutuhan,” katanya.
Dr. Rahmat Budiarto mengangkat tema perjalanan pendidikan yang mengusung semangat “Dunia Tanpa Batas, Ilmu Tanpa Henti”. Ia mengajak mahasiswa baru untuk berani menetapkan tujuan, membangun kedisiplinan, dan memanfaatkan keunggulan strategis Batam sebagai kawasan ekonomi khusus yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia sebagai modal untuk melangkah lebih jauh.
Kuliah umum ini turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., dan Wali Kota Batam Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si.
Rektor UIS Dr. Ir. Larisang, M.T., IPU., ASEAN. Eng., menegaskan universitas yang dipimpinnya didesain sebagai kampus berdampak, yang tidak hanya berorientasi meluluskan sarjana, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan menciptakan lapangan kerja sendiri.
“Kami mendesain kampus berdampak. Bagaimana mengelola, tidak hanya sebagai sarjana, tetapi dalam proses perkuliahan, membangun sistem inkubator. Ke depan, tidak lagi mengharapkan alumni mencari kerja, tetapi menyiapkan wadah kolaborasi dan menciptakan unit-unit usaha,” ujar Larisang.
Ia menambahkan, langkah ini tidak bisa dijalankan sendiri oleh kampus, melainkan memerlukan kerja sama lintas pihak, baik pemerintah daerah, dunia usaha, maupun mitra internasional.
Senada dengan itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa untuk tidak berpuas diri dan terus meningkatkan kapasitas diri di luar ruang kelas.
“Tidak boleh bersantai. Mahasiswa yang tercatat dalam sejarah menjadi luar biasa harus belajar ekstra, tidak mesti harus di kampus saja. Tidak boleh bersantai,” tegasnya.
Amsakar menyampaikan Batam membutuhkan generasi muda yang unggul dan siap menjawab kebutuhan pembangunan kota yang terus berkembang sebagai kawasan strategis di jalur pelayaran internasional.
“Batam butuh anak hebat, manusia unggul yang mengarah pada kebutuhan,” katanya.
Dr. Rahmat Budiarto mengangkat tema perjalanan pendidikan yang mengusung semangat “Dunia Tanpa Batas, Ilmu Tanpa Henti”. Ia mengajak mahasiswa baru untuk berani menetapkan tujuan, membangun kedisiplinan, dan memanfaatkan keunggulan strategis Batam sebagai kawasan ekonomi khusus yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia sebagai modal untuk melangkah lebih jauh.
