Pelantikan BEM, Rektor UIS: Lahirkan Pemimpin Berakhlak Mulia

UIS – Kepemimpinan mahasiswa tidak sekadar menjadi wadah organisasi, tetapi juga menjadi tempat lahirnya calon-calon pemimpin bangsa yang berintegritas, berakhlak mulia, dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat. Pesan tersebut menjadi penekanan Rektor Universitas Ibnu Sina (UIS), Dr. Ir. Larisang, S.T., M.T., IPU., saat melantik pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Ibnu Sina periode 2026–2027, Selasa (7/7/2026), di Aula Yayasan Pendidikan Ibnu Sina Batam.

Pada pelantikan tersebut, Erwin Sagala resmi dilantik sebagai Ketua BEM Universitas Ibnu Sina periode 2026–2027 bersama jajaran pengurus BEM dan DPM.

Dalam sambutannya, Rektor UIS menegaskan bahwa organisasi mahasiswa merupakan kawah candradimuka bagi lahirnya pemimpin masa depan.

“BEM adalah wadah lahirnya para pemimpin masa depan. Kita berharap lahir pemimpin yang mampu mewujudkan masyarakat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, masyarakat yang baik, maju, dan mendapat keberkahan Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menyebut mahasiswa sebagai cahaya dan agen perubahan yang memiliki tanggung jawab besar dalam membangun bangsa melalui kecerdasan, moralitas, dan keteladanan.

Menurutnya, bentuk perjuangan mahasiswa saat ini harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Jika pada masa lalu demonstrasi di jalan menjadi pilihan terakhir ketika dialog tidak menemukan solusi, maka kini mahasiswa diharapkan lebih mengedepankan komunikasi, argumentasi ilmiah, dan solusi yang konstruktif.

“Sekarang zamannya sudah berbeda. Dahulu kami lebih banyak melakukan pergerakan di jalan karena dialog tidak menemukan jalan keluar. Namun hari ini saya berharap hal itu tidak lagi menjadi pilihan utama. Jangan sampai perjuangan yang dilakukan justru merusak fasilitas umum yang merupakan milik masyarakat,” katanya.

Rektor mengajak mahasiswa untuk menunjukkan jati diri sebagai insan intelektual yang mengedepankan akhlak, etika, dan integritas dalam setiap tindakan.

“Saya ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mampu menunjukkan sikap yang baik. Tunjukkan akhlak mulia, tunjukkan bahwa Anda adalah seorang intelektual yang mampu memberikan solusi dan menjadi teladan bagi masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Dr. Sudianto, yang mewakili Gubernur Kepulauan Riau, menyampaikan tiga pesan penting kepada para pengurus BEM dan DPM yang baru dilantik.

Pertama, ia mengajak mahasiswa untuk senantiasa menjaga persatuan dengan berpegang teguh pada firman Allah SWT dalam Surah Ali Imran ayat 103, yaitu agar seluruh umat berpegang teguh pada tali Allah dan tidak terpecah belah.

Kedua, ia menekankan bahwa akhlak dan integritas harus menjadi pondasi utama seorang pemimpin. Menurutnya, kecerdasan tanpa akhlak tidak akan mampu membawa kebermanfaatan bagi masyarakat.

Ketiga, Dr. Sudianto mengingatkan pentingnya menjaga lisan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan kepemimpinan organisasi. Pemimpin, katanya, harus mampu menjaga tutur kata yang santun, bijaksana, serta tidak menimbulkan perpecahan.

Pelantikan pengurus BEM dan DPM Universitas Ibnu Sina berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintah serta pemangku kepentingan. Turut hadir mewakili Pemerintah Kota Batam, Asisten Ahli Heriman, Deputi BP Batam Ariastuti Siregar, Kapolsek Lubuk Baja yang mewakili Kapolresta Barelang, pimpinan Yayasan Pendidikan Ibnu Sina, para dekan, dosen, serta ratusan mahasiswa Universitas Ibnu Sina.

Melalui kepengurusan baru ini, Universitas Ibnu Sina berharap organisasi kemahasiswaan mampu menjadi mitra strategis kampus dalam membangun budaya akademik yang unggul, memperkuat karakter kepemimpinan mahasiswa, serta melahirkan generasi muda yang berintegritas, inovatif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Scroll to Top