Pengajuan S2 Kesmas, FIkes Siap Kantongi Rekomendasi LLDIKTI

UIS – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) mengajukan pembukaan program studi S2 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dengan gelar Magister Kesehatan Masyarakat (M.KM). Proses pengajuan ini telah melalui tahap Focus Group Discussion (FGD) dengan Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr. H. Nopriadi, S.K.M., M.Kes, Sabtu (8/1/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Ibnu Sina, drg. Andi Tenri Ummu, MM., Rektor UIS, Dr. Ir. Larisang, M.T., IPU, Dekan FIKES Dr. Hengky Oktarizal, M.KM., serta Wakil Dekan I FIKES, Dr. Herdianti,M.Kes.

Herdianti menjelaskan, sebelum pengajuan resmi ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti), UIS harus mendapatkan rekomendasi dari LLDIKTI sebagai salah satu syarat utama.

“Melalui FGD ini, kita memastikan bahwa semua persyaratan administrasi sudah terpenuhi. Berdasarkan hasil diskusi, tidak ada dokumen yang perlu diperbaiki, sehingga proses berjalan lancar,” ujar Dr. Herdianti.

Sementara itu, Nopriadi menyatakan, secara umum persyaratan yang diajukan oleh FIKES UIS telah memenuhi ketentuan yang berlaku dan rekomendasi yang diharapkan akan segera kita terbitkan.

“Kami akan segera memberikan rekomendasi, dan proses ini diperkirakan tidak akan memakan waktu lama,” ungkapnya.

Sebagai langkah selanjutnya, FIKES UIS diharapkan mulai menyiapkan sarana perkuliahan serta menjalin kerja sama dengan lembaga profesi terkait guna mendukung penyelenggaraan program studi S2 Kesehatan Masyarakat di masa mendatang.

Harapannya, dengan adanya program studi S2 Kesehatan Masyarakat (M.KM) di UIS, dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah LLDIKTI XVII. Program ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang kompeten dalam bidang kebijakan kesehatan, manajemen kesehatan masyarakat, serta penelitian yang berkontribusi pada peningkatan layanan kesehatan di Indonesia.

Selain itu, FIKES UIS berharap program ini dapat menjadi pusat kajian akademik dan penelitian di bidang kesehatan masyarakat, menjalin kolaborasi dengan berbagai lembaga profesi, serta berperan aktif dalam menciptakan solusi bagi tantangan kesehatan di tingkat lokal, nasional, maupun global.

Kesiapan sarana perkuliahan dan dukungan dari berbagai pihak, UIS optimis bahwa pembukaan program ini akan memberikan dampak positif bagi pengembangan ilmu kesehatan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan masyarakat luas.

Scroll to Top