
Lahir di Wagola pada 4 Oktober 1975, Dr. Sumardin, S.E., M.Si. mengemban amanah sebagai Wakil Rektor III dengan fokus pada pengembangan kemahasiswaan, kerja sama, dan penguatan tata kelola yang mendukung peningkatan mutu Universitas Ibnu Sina.
Di bidang akademik, beliau dipercaya sebagai Asesor Nasional Beban Kerja Dosen (BKD), yang menunjukkan kompetensi dan pengakuan profesional dalam menjaga kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kontribusinya juga terlihat melalui keterlibatan aktif dalam berbagai organisasi profesi dan pendidikan, di antaranya sebagai Pengurus APTISI Kepulauan Riau, Pengurus ADI Kepulauan Riau, Pengurus ISEI Kota Batam, Pengurus BAPOMI Kepulauan Riau, serta Ketua BPSMI Kepulauan Riau. Jejaring tersebut menjadi modal penting dalam memperluas kolaborasi dan memperkuat posisi Universitas Ibnu Sina di tingkat regional maupun nasional.
Dalam arah pengembangan institusi, Dr. Sumardin menempatkan pencapaian kampus unggul sebagai tujuan utama. Menurutnya, keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pimpinan, tetapi juga oleh keterlibatan seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya kerja yang produktif, inovatif, dan kolaboratif.
Beliau menekankan bahwa setiap unsur di lingkungan kampus memiliki peran strategis. Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa perlu bekerja bersama, saling mendukung, serta menghadirkan gagasan dan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan prestasi mahasiswa.
Dosen harus memperoleh ruang yang luas untuk mengembangkan kompetensi, melaksanakan penelitian yang berdampak, serta memberikan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sementara itu, mahasiswa didorong untuk aktif mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Selain penguatan sumber daya manusia, beliau juga memandang kemitraan sebagai faktor penting dalam percepatan kemajuan kampus. Kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, organisasi profesi, dan berbagai institusi pendidikan menjadi langkah strategis untuk memperluas peluang belajar, riset, inovasi, dan pengembangan karier bagi sivitas akademika.
“Mewujudkan kampus unggul adalah tanggung jawab bersama. Dengan semangat kolaborasi, integritas, dan inovasi, saya yakin Universitas Ibnu Sina akan terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang berkualitas, berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.” Katanya.