SEJARAH
UNIVERSITAS IBNU SINA
Universitas Ibnu Sina :
Memanusiakan Manusia
Universitas Ibnu Sina merupakan salah satu lembaga pendidikan tertua di Provinsi Kepri, hasil gabungan dari tiga sekolah tinggi, yakni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), Sekolah Tinggi Teknik (STT), dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes), terhitung 26 Agustus 2019 di bawah naungan Yayasan Pendidikan Ibnu Sina Batam (Yapista). UIS berkomitmen memberikan output terbaik melalui generasi penerus yang memiliki akhlak mulia dan berjiwa enterpreneur.
Dua poin ini menjadi tuntutan arah kebijakan UIS. Tridharma Pendidikan (Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat) terus dijalankan dan dikembangkan agar kualitas pendidikan diperoleh secara berkelanjutan. Kolaborasi dengan berbagai stakeholder dilakukan untuk memastikan mutu pendidikan terbaik bagi mahasiswa.
UIS telah melahirkan ribuan sarjana dari delapan program studi yang ada, yaitu:
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB):
- ✔ S1 Manajemen
- ✔ S1 Akuntansi
- ✔ S2 Manajemen
- Fakultas Sains dan Teknologi (FST):
- ✔ S1 Teknik Industri
- ✔ S1 Teknik Informatika
- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes):
- ✔S2 Kesehatan Masyarakat
- ✔ S1 Kesehatan Lingkungan
- ✔ S1 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Para lulusan ini telah berperan aktif di berbagai bidang dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat.
Sejak berdirinya STIE (10 Mei 1993), STT (28 September 2021), dan FIKes (19 Juli 2008), komitmen terhadap lingkungan pembelajaran yang penuh semangat dan inovasi terus digalakkan. UIS menyadari pembelajaran tidak hanya dikembangkan dalam bentuk hardskill; kemampuan softskill menjadi poin utama dalam pendidikan. Mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga dosen dituntut mampu melakukan inovasi.
Hal ini sejalan dengan keinginan pendiri Yapista, H. Andi Ibrahim, tentang bagaimana memanusiakan manusia melalui pendidikan. Yapista telah hadir sejak 14 Juli 1977 dan membawahi TK, dua Sekolah Dasar, dua SMP, SMK, STAI, UIS, serta memiliki klinik kesehatan.
