UIS – Sebanyak 11 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Ibnu Sina (UIS) melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) secara bersamaan di Gedung B Lantai 4 UIS. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pergantian kepengurusan sekaligus forum pertanggungjawaban organisasi mahasiswa, Selasa (29/9/2026).
Mubes digelar untuk memilih ketua UKM periode 2025–2026 sekaligus menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus sebelumnya. Forum ini menjadi ruang bagi anggota masing-masing UKM untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus menentukan arah organisasi pada periode berikutnya.
Sebanyak 11 UKM yang melaksanakan Mubes tersebut terdiri atas MAPAIS, FORSI, Perkusi, Pramuka, Badminton, Futsal, Pencak Silat, SIPENA, Atletik, Rossa Primula, Puswira, dan English Club.
Kabid Kemahasiswaan UIS, Dr. Abdul Rahmad Basar, mengatakan Mubes menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran organisasi bagi mahasiswa. Melalui forum tersebut, mahasiswa tidak hanya memilih pemimpin baru, tetapi juga belajar mempertanggungjawabkan program yang telah dijalankan serta menyusun arah kegiatan organisasi ke depan.
“Mubes merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa dalam berorganisasi. Di sini ada proses pertanggungjawaban pengurus sebelumnya dan pemilihan ketua baru. Kami berharap kepengurusan yang terpilih dapat melanjutkan kegiatan UKM dengan program yang lebih aktif dan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi,” ujar Abdul Rahmad Basar.
Pelaksanaan Mubes secara serentak juga menjadi momentum bagi setiap UKM untuk melakukan evaluasi internal. Laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya menjadi bahan bagi anggota dalam melihat pelaksanaan program kerja selama satu periode kepengurusan.
Sementara pemilihan ketua baru menjadi tahapan penting untuk memastikan keberlanjutan organisasi. Ketua terpilih bersama jajaran pengurus selanjutnya akan menjalankan program kerja dan mengembangkan kegiatan sesuai karakter serta bidang masing-masing UKM.
Melalui Mubes tersebut, UKM UIS diharapkan terus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas, prestasi, dan kemampuan kepemimpinan, sekaligus memperkuat kehidupan kemahasiswaan di lingkungan kampus.
Mubes digelar untuk memilih ketua UKM periode 2025–2026 sekaligus menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus sebelumnya. Forum ini menjadi ruang bagi anggota masing-masing UKM untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus menentukan arah organisasi pada periode berikutnya.
Sebanyak 11 UKM yang melaksanakan Mubes tersebut terdiri atas MAPAIS, FORSI, Perkusi, Pramuka, Badminton, Futsal, Pencak Silat, SIPENA, Atletik, Rossa Primula, Puswira, dan English Club.
Kabid Kemahasiswaan UIS, Dr. Abdul Rahmad Basar, mengatakan Mubes menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran organisasi bagi mahasiswa. Melalui forum tersebut, mahasiswa tidak hanya memilih pemimpin baru, tetapi juga belajar mempertanggungjawabkan program yang telah dijalankan serta menyusun arah kegiatan organisasi ke depan.
“Mubes merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa dalam berorganisasi. Di sini ada proses pertanggungjawaban pengurus sebelumnya dan pemilihan ketua baru. Kami berharap kepengurusan yang terpilih dapat melanjutkan kegiatan UKM dengan program yang lebih aktif dan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi,” ujar Abdul Rahmad Basar.
Pelaksanaan Mubes secara serentak juga menjadi momentum bagi setiap UKM untuk melakukan evaluasi internal. Laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya menjadi bahan bagi anggota dalam melihat pelaksanaan program kerja selama satu periode kepengurusan.
Sementara pemilihan ketua baru menjadi tahapan penting untuk memastikan keberlanjutan organisasi. Ketua terpilih bersama jajaran pengurus selanjutnya akan menjalankan program kerja dan mengembangkan kegiatan sesuai karakter serta bidang masing-masing UKM.
Melalui Mubes tersebut, UKM UIS diharapkan terus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas, prestasi, dan kemampuan kepemimpinan, sekaligus memperkuat kehidupan kemahasiswaan di lingkungan kampus.




