FEB UIS – Liga Ilmu Serantau (LIS) International Conference 2025 kembali hadir sebagai ajang akademik bergengsi lintas negara. Mengangkat tema “Resilient Innovation: Advancing AI, Science, Technology and Social Solutions for Sustainable Global Challenges”, konferensi ini menjadi ruang lahirnya ide-ide inovatif untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks.
Konferensi internasional ini digelar pada 23–24 September 2025 di Politeknik Jambi secara hybrid (luring dan daring), sehingga memberi kesempatan lebih luas bagi akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai negara untuk terlibat aktif.
Tahun ini, Politeknik Jambi didapuk sebagai tuan rumah utama, berkolaborasi dengan Politeknik Mersing Johor (Malaysia), Universitas Ibnu Sina (UIS) Batam, dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ibnu Sina. Kolaborasi akademik lintas negara ini menjadi bukti bahwa ilmu pengetahuan adalah jembatan universal tanpa sekat geografis, hadir sebagai solusi bersama untuk peradaban.
Direktur Politeknik Jambi, Ir. Hj. Hilda Porawati, MT, menegaskan bahwa LIS merupakan wadah strategis dalam memperkuat jejaring riset internasional. Hal senada disampaikan Ketua STAI Ibnu Sina, Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Jundi Beddu, Lc., M.A, yang menekankan bahwa LIS bukan sekadar forum akademik, tetapi juga ruang dialog lintas budaya dan lintas generasi.
Kepala Bidang Penelitian UIS, Yandra Rivaldo, S.E., M.M., berpesan agar ilmu pengetahuan terus menjadi cahaya penuntun menuju masa depan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Sebagai penguat diskusi, LIS 2025 menghadirkan empat pembicara utama yang mewarnai jalannya konferensi:
- Dr. Beny Bandanadja, S.T., M.T (Indonesia) – Sekretaris Ditjen Riset dan Pengembangan Kemendiknas, dengan paparan terkait arah riset nasional.
- Ts. Dr. Mohd Fazil Mohd Sam (Malaysia) – Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), mengulas technopreneurship dalam era digital.
- Keng Mun Yue, B.Eng (Hons), M.Sc (Singapura) – Temasek Polytechnic, membawakan riset seputar kedirgantaraan.
- Prof. Arun M. Isloor, FRSC (India) – National Institute of Technology Karnataka, dengan fokus riset kimia material untuk energi dan lingkungan.
Konferensi ini mencatat 74 paper ilmiah yang dipresentasikan, baik secara luring maupun daring, dengan cakupan bidang mulai dari kecerdasan buatan, kebijakan pembangunan, bioteknologi, hingga ekonomi syariah. Dari jumlah tersebut, Universitas Ibnu Sina (UIS) berhasil mengirimkan 14 paper, sebuah capaian membanggakan yang menegaskan kontribusi aktif UIS di ranah akademik internasional.

Daftar Paper dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIS:
- The Role of Team Collaboration and Employees’ Innovative Behavior in the Implementation of SDGs: Implications for Human Resource Policies and Organizational Governance
– Hanwa Aura Pertiwi, Andika Prasetya Nugraha, Mulyadi, Muhammad Rahmat, Netti Syafitri - The Influence Of Teamwork, Work Communication, And Work Discipline On Employee Performance At PT. Bahtera Bahari Shipyard, Batam
– Muhammad Dio Saputra, Sabri, Sumardin - An Analysis of the Impact of Financial Literacy, Consumptive Behavior, and Financial Planning on Household Financial Management: A Case Study of Kabil Village, Nongsa District
– Dewi Permata Sari, Septa Diana Nabella, Jeni Parastika, Abdul Hafizh Arkan, Zaifun Nur Fatrianto - The Influence Of Accounting Information System Use, Financial Literacy, And Financial Reporting Training On The Quality Of Financial Report Presentation Of MSMEs In Riau Islands Province
– R.R. Ambar Indah Saridewi, Andi Auliya Ramadhany, Maya Richmayati, Ita Mustika, Khadijah
Partisipasi aktif ini sekaligus mempertegas komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIS dalam mendorong riset inovatif yang relevan dengan isu global maupun kebutuhan lokal.
Dengan kehadiran peneliti dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan India, LIS 2025 membuktikan bahwa kolaborasi ilmiah lintas negara adalah kunci melahirkan solusi berkelanjutan. Konferensi ini bukan hanya panggung akademik, tetapi juga jembatan lahirnya inovasi resilien yang membawa manfaat nyata bagi dunia.
