Webinar Nasional, Kenali Industri Migas Melalui Program Kolaborasi

Berita 29 November 2020 Taslim 106



Webinar Nasional, Kenali Industri Migas melalui Program Kolaborasi

UIS - Pengenalan industri migas bagi mahasiswa perlu ditingkatkan mengingat seluruh proses didalamnya memiliki ilmu pengetahuan yang sangat bermanfaat. Dalam pengembangan tersebut, diperlukan suatu program kolaborasi sehingga pengetahaun tidak hanya didapat sebatas konsep.

Dekan Fakultas Teknik (FT) UIS, Dr.Larisang,MT.,IPM. menuturkan,  berbicara industri maka harus dilihat dari input, proses dan output dalam arti ada tujuan yang pada akhirnya memenuhi kebutuhan masyarakat atau konsumen.

"Untuk mengenal bagaimana proses industri sampai kepada pengguna sehingga kita memperdalam pengetahuan tentang Migas. Setidaknya mengenal bagaimana proses menajemen, SDM, pemasaran. Intinya mengenal bagaimana interaksi sebuah sistem. karena bila kita berbicara industri maka kita berbicara total sistem. dari awal sampai kepada konsumen,"ujar Larisang, dalam Webinar Nasional yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Ibnu Sina, Ahad, (19/11/2020).

Harapannya kedepan, para mahasiswa dapat melihat lebih dekat proses industri ini. Makanya perlu program kunjungan industri, melihat bagaiman proses industri secara langsung. 

"Perlu diprogramkan kerjasama bersama, bagaimana melihat industri diseluruh indonesia.  Kalau bisa ada program kolaborasi. Selain melihat secara konsep boleh juga dilihat aplikatif. Jadi terpadu pemahaman ini, ujarnya.

Webinar ini dihadiri sediktinya 800 partisipan dari seluruh indonesia, dengan menghadirkan pembicara, Setiawan Hadiswoyo,MT. dan  Firman, Edi,MT.,IPM.

Wakil Rektor III, Dr.Sumardin,M.Si. berharap, kegiatan lini dapat terus berjalan setiap tahun. Karena materi yang disampaikan diyaknik sukup memberi pemahaman kepada mahasiswa bagaimana pola kerja dalam industri Migas mulai dari awal hingga akhir. 

"Wilayah indonesia sangat luas dengan industri Migasnya juga tersebar. Untuk itu kegiatan serupa perlu dilakukan. Tahun lalu, kita laksanakan secara offline, sekarang melalui virtual. Ini menandakan, pandemi ini tidak menganggu kita untuk terus beraktifitas,"ujarnya. 




Top