Dukungan Untuk Palestina Menggema Di Wisuda X UIS

UIS – Konflik Israel dan Palestina sampai saat ini terus berlanjut. Banyaknya korban sipil berjatuhan akibat serangan negara zionis mendapat empati dari Universitas Ibnu Sina sejak perang tersebut meletus. Sampai pada momen Wisuda, seluruh keluarga besar Ibnu Sina memberikan dukungan dengan menebar bantuan donasi serta menggunakan atribut bendera Palestina.

Seperti diketahui, Pasukan penjajah Israel Zionis masih melanjutkan kejahatan genosida di Jalur Gaza memasuki 250 hari berturut-turut. Mereka melancarkan puluhan serangan udara dan penembakan artileri. Hal ini mengakibatkan situasi kemanusiaan yang sangat buruk akibat dari serangan militer, blokade, dan mengungsinya lebih dari 95 persen warga Jalur Gaza. Kondisi ini membuat seluruh kalangan berempati termasuk Ibnu Sina.

Universitas Ibnu Sina dalam sidang senat terbuka Wisuda X memberi ruang kepada wisudawan, tamu undangan untuk memberikan donasi terbaik guna meringankan beban yang dialami warga palestina. Kampanye Kemerdekaan Palestina seceara penuh terus digaungkan agar penjajahan yang dilakuka oleh Israel dapat dihentikan.

Donasi-donasi yang dipelopori UIS terus dilakukan termasuk saat dubes Palestina Untuk Indonesia hadir ke Yayasan Pendidikan Ibnu Sina beberapa waktu lalu. Bahkan UIS, bersedia memberika beasiswa kepada para pelajar Palestina.

Saat momen wisuda, UIS mensahkan sarjana melalui penetapan sidang senat terbuka dalam rangka wisuda sarjana ke X sebanyak 284 wisudawan, terdiri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis bidang dari Program Studi S2 Megister Manajemen sebanyak 8 orang, Program Studi Akuntansi 9 orang dan Manajemen 169 orang. Kemudian, Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Industri 35 orang dan Program Studi Teknik Informatika sebanyak 62 orang. Terakhir dari Fakultas Ilmu Kesehatan bidang Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sebanyak 1 orang.

Rektor UIS, Dr.Mustaqim Syuaib,MM.menuturkan, capaian para mahasiswa menjadi wisudawan menjadi kebanggaan kita semua, baik dari kalangan kampus maupun dari keluarga para wisudawan. Meski tidak lagi berstatus sebagai mahasiswa namun tetap menjadi keluarga besar yang memiliki tanggung jawab atas kedisiplinan ilmu yang telah diraih.

“Selamat kepada para wisudawan. Semoga karir semakin sukses,”ujar Mustaqim, saat sidang senat terbuka, di Ballroom Hotel Planet, Selasa (11/6/2024).

Scroll to Top