Seminar Internasional LIS 2024 : Industri 5.0 Menuju Capaian SDGs

UIS – Industri 5.0 dalam penerapan berbagai bidang penting untuk mencapai SDGs (Sustainable Development Goals). Kondisi ini mengantarkan tercapainya pembangunan berkelanjutan

Assoc. Prof. Dr. Imran Aslan, dari Health Management Department, Industrial Engineer, Bingol University, Turkiye mengatakan, Industri 5.0 dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas produk, serta meningkatkan keselamatan kerja
serta lebih peduli terhadap lingkungan.

“Era 5.0 adalah revolusi sejati masyarakat dan kemanusiaan yang berfokus pada kualitas hidup, kesejahteraan manusia, sosial, lingkungan, dan ekonomi. Adanya teknologi dan infrastruktur berfokus pada manusia dan penyelesaian masalah sosial dan lingkungan,”ujar Aslam, dalam seminar internasional, dalam rangaikan kegiatan Liga Ilmu Serantau (LIS), Selasa (15/10/2024).

Menurutnya, teknlogi harus dimanfaatkan dengan maksimal guna mempercepat seluruh proses yang ada.
Namun demikian, sistem yang dibangun dapat menimbulkan pertanyaan etis dan risiko unik terhadap integritas dan keamanan sistem keuangan, yang belum dikaji secara menyeluruh.

SDGs merupakan komitmen global untuk menyejahterakan masyarakat mencakup 17 tujuan dan sasaran global tahun 2030. 17 Tujuan tersebut yaitu, tanpa kemiskinan; tanpa kelaparan; kehidupan sehat dan sejahtera; pendidikan berkualitas; kesetaraan gender; air bersih dan sanitasi layak; energi bersih dan terjangkau; pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi; industri, inovasi dan infrastruktur; berkurangnya kesenjangan; kota dan permukiman yang berkelanjutan; konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab; penanganan perubahan iklim; ekosistem lautan; ekosistem daratan; perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang Tangguh; dan terahir kemitraan untuk mencapai tujuan.

Selain Imran Asalan, pembicara lainya adalah Prof.Dr.dr.Dedi Afandi, DFM., dari Indonesia, Dr. Setiawan bin Hardono, dari Malaysia, Prof. Dr. Sukree Langputeh, dari Thailand. Para pembicara ini hadir dalam mengisi rangakaian kegiatan LIS 2024 dengan peserta dari puluhan politeknik dari Malaysia ditambah Politeknik Jambi dan UIS dan STAI Ibnu Sina.

Direktur Politeknik Jambi Ir.Hilda Porawati,MT, berarap kegiatan LIS dapat memberikan kontribusi bagi semua pihak.

“Memberikan kelayakan bagi dosen. Kami berharap bukan hanya pembentangan jurnal berharap kolaborasi lebih jauh, melalui riset,”terangnya.

Sementara itu Rektor UIS, Dr.Ir.Larisang,MT.,IPU., mengatakan, kegiatan LIS yang 10 tahun ini dapat terus berkembang. Tumbuh lebih besar, baik peserta dan keynote speakernya.

“Kita ingin kolaborasi lebih luas lagi dari berbagai negara, sehingga benar tumbuh berkembang lebih besar. Bukan hanya konfrensnya tapi juga CSR nya. Kita bersepakat bersama , jadi tidak hanya penelitian tapi juga pengabdian,”ujarnya didepan ratusan peserta LIS.

Scroll to Top