UIS Perkuat Kerjasama Dua Kampus Thailand dan Politeknik Jambi

UIS – Disela kegiatan Liga Ilmu Serantau (LIS 2024), tiga perguruan tinggi komitmen meningkatkan kerjasama dengan UIS melalui MoU yang dilakukan. Kampus tersebut, yakni Institue of Maritime Technology Thailand, Andaman Anatolian Technology College Thailand, dan Politeknik Jambi.

Rektor UIS, Dr.Ir.Larisang,MT.,IPU. mengatakan, kerja sama antar perguruan tinggi menjadi salah satu strategi penting dalam mewujudkan tujuan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya memperkuat jaringan akademik, tetapi juga menjadi platform untuk berbagi pengetahuan, sumber daya, dan inovasi kedua belah pihak.

“Sinergi ini memungkinkan perguruan tinggi untuk memperkuat kapasitasnya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas, mendukung penelitian yang aplikatif, serta melaksanakan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan,”ujar Larisang, usai penandatangan MoU, Selasa (15/10/2024).

Menurutnya, kolaborasi, berbagai perguruan tinggi mampu mengembangkan program lebih baik. Beberapa kesepakatan itu meliputi, penguatan kolaborasi akademik melalui pertukaran materi akademik dan Informasi
dalam rangka memperkaya kurikulum, publikasi, dan informasi lainnya.

Hal ini memungkinkan akses ke sumber daya yang lebih luas, mendukung proses pembelajaran lintas lembaga, dan memastikan keberlanjutan inovasi akademik. Kemudian penelitian bersama terkait berbagai isu hingga program Pengembangan Profesi melalui pelatihan, seminar, dan lokakarya dan lain sebagainya.

Penandatangan dilakukan antara, Manager of The College Andaman Anatolian Technology College Thailand dan Chairman Of the Institue of Maritime Technology Thailand, Prof. Dr. Sukree Langputeh serta Direktur Politeknik Jambi, Hilda Porawati, MT.

Menurut Hilda, kerja sama strategis ini dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan dinamis. Kolaborasi lintas lembaga membuka akses terhadap sumber daya yang lebih luas dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kita bisa berkolaborasi lebih jauh, bagaimana pengembangan riset maupun pengabdian,”ujarnya.

Scroll to Top